Memahami setiap directory di LINUX

Sebelum membongkar dan menginstal karnel linux yang telah didownload, menurut saya sangar diwajibkan untuk memahami setiap fungsi-fungsi directory yang terdapat disistem operasi linux, termasuk didalamnya proses booting hingga ke pengatur alur kerja program.

Dilinux tidak menghitung abjad seperti disistem operasi yang berbayar, root sistem operasi linux ditandai dengan slash “/” ini directory tertinggi dengan membawahi semua directory yang terdapat dibawahnya..

salah satu keunggulan linux yang saya ketahui yaitu kita tidak dapat mencopy atau mempaste file kedalam directory system linux ini, jika kita ingin mengedit kode program yang berada dalam directory pun tidak bisa, harus dieksekusi dan dibuka diterminal dengan akses super user (root), saya contohkan dengan screenshort berikut ini…

dari gambar diatas saya membuka langsung dengan mengklik 2x file tsb, tetapi dapat dilihat tombol save tidak tersedia karna kita tidak dijinkan untuk merubah isi source code yang berada didirectory sistem dengan user biasa, berikut saya akan tampilkan screenshot mengedit menggunakan super user

tampilan diterminal adalah membuka file yang disamping dengan akses root, terlihat perbedaan pada file sebelumnya dengan yang dibuka oleh terminal, tombol save sekarang terlihat aktif, berarti kita bisa merubah source code dengan menyimpannya..

oke kita mulai pembahasan tentang directory linuxnya, cekidoot…..

Sistem file pada Linux, yaitu dimulai dari root, lalu direktori dan sub direktori. Sistem file pada Linux diatur dimulai dari root dengan simbol “/”. Kita dapat menciptakan File dan Direktori mulai dari root ke bawah. Direktori adalah file khusus, yang berisi nama file. Direktori dapat berisi File dan Direktori lagi (disebut juga Subdirektori).

Setelah proses instalasi, Linux menciptakan system file yang baku, terdiri atas direktori sebagai berikut :
/etc = Berisi file administrative (konfigrasi dll) dan file executable atau script yang berguna untuk administrasi system.
/dev = Berisi file khusus yang merepresentasikan peralatan hardware seperti memori, disk, printer, tape, floppy, jaringan dll.
/bin = Berisi utilitas sistem level rendah (binary) .
/sbin = Berisi utilitas sistem untuk superuser (untuk membentuk administrasi sistem).
/usr/sbin dan /usr/bin = Berisi utilitas sistem dan program aplikasi level tinggi.
/usr/lib = Berisi program library yang diperlukan untuk kompilasi program (misalnya C). Berisi instruksi (command) misalnya untuk Print Spooler (lpadmin) dll.
/tmp = Berisi file sementara, yang pada saat Bootstrap akan dihapus (dapat digunakan oleh sembarang user).
/boot = Berisi file yang sangat penting untuk proses bootstrap. Kernel vmlinuz disimpan di direktori ini.

/proc = Berisi informasi tentang kernel Linux, proses dan virtual system file.
/var = Direktori variable, artinya tempan penyimpanan LOG (catatan hasil output program), file ini dapat membengkak dan perlu dimonitor perkembangannya.
/home = Berisi direktori untuk pemakai Linux (pada SCO diletakkan pada /usr)
/mnt = Direktori untuk mounting system file Home direktori untuk superuser (root)
/root/usr/bin/X11 Symbolic link ke /usr/X11R6/bin, program untuk X-Window Source code untuk Linux
/usr/src Option, direktori ini biasanya berisi aplikasi tambahan (“add-/opton”) seperti Netscape Navigator, kde, gnome, applix dll.

Direktori /etc : Berisi file yang berhubungan dengan administrasi system, maintenance script, konfigurasi, security dll. Hanya super user yang boleh memodifikasi file yang berada di drektori ini. Subdirektori yang sering diakses pada direktori /etc antara lain :
• httpd, apache web server.
• ppp , point to point protocol untuk koneksi ke Internet.
• rc.d atau init.d, inisialisasi (startup) dan terminasi (shutdown) proses di Linux dengan konsep runlevel.
• cron.d , rincian proses yang dieksekusi dengan menggunakan jadwal(time dependent process)
• FILES, file security dan konfigurasi meliputi : passwd, hosts, shadow, ftpaccess, inetd.conf, lilo.conf, motd, printcap, profile, resolv.conf, sendmail.cf, syslog.conf, dhcp.conf, smb.conf, fstab .

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s